Hadirnya Babinsa Koramil Prambanan Di Sosialisasi Dan Pembentukan Posyandu Kesehatan Jiwa Masyarakat
Klaten
– Babinsa Desa Bugisan Koramil 09 Prambanan Kodom 0723 Klaten Serda Asrori
bersama Bhabinkamtibmas menghadiri undangan Sosialisasi Dan Pembentukan Poyandu
Kesehatan Jiwa di Balai Desa Bugisan Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten. (01/11/2022).
Dalam
rangka acara Sosialisasi Kesehatan Jiwa dan Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan
Jiwa Masyarakat di Balai Desa Bugisan dihadiri oleh Seksi P2PTM dan Keswa Kab
Klaten Inayati HED, SKM, M. Kes, Kepala Puskesmas Kebondalem Lor Widi Arum, S.KM,
Kepala Desa Bugisan Heru Nugroho, Babinsa Serda Asrori dan Babhinkamtibmas
Aiptu Agus Kiswanto, Ketua LPMD, serta sejumlah peserta Kaderisasi Desa Bugisan.
Seksi
P2PTM dan Keswa Kab Klaten Inayati HED, SKM, M. Kes. mengungkapkan dengan
adanya sosialisasi ini agar dapat bermanfaat serta berguna bagi lapisan
masyarakat khususnya di Pemerintahan Desa Bugisan
“Didalam
menangani warga dalam gangguan jiwa di masyarakat tentunya akan dimulai dari
diri kita sendiri yang harus sehat jiwanya,” ungkap Inayati HED, SKM, M. Kes
“Dalam
menagani masyarakat yang mengalami gangguan jiwa seharusnya di lihat dari pokok
permasalahan daripada si pasiennya sendiri, kemungkinan besar gangguan jiwa ini
dapat disebabkan daripada permasalahan ekonomi, kenakalan remaja, serta bisa
juga dari dampak yang pandemi ini,” lanjut ungkapnya.
Inayati
HED, SKM, M. Kes menambahkan bahwa segala permasalahan apapun jika tidak dapat
diselesaikan dalam keluarga itu sendiri maka akan berdampak kepada gangguan-gangguan
yang mengguncang jiwanya, karena ganggaun jiwa lebih dan kurangnya dapat
disebabkan oleh faktor lingkungan.
Di
tempat terpisah Serda Asrori selaku Babinsa Bugisan menuturkan dengan telah
terbentuknya Tim pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat di wilayah Desa Bugisan
ini bisa dilaksanakan secara optimal, sehingga kesehatan masyarakat khususnya
yang terkena gangguan jiwa akan berkurang.
“Dengan
penanganan secara optimal tentunya kesehatan masyarakat khususnya yang terkena
gangguan jiwa akan semakin berkurang,” tutur Serda Asrori. (Red)
